Pengambil Alihan AC Milan Akan Rampung Pada 3 Maret 2017

Pengambil Alihan AC Milan Akan Rampung Pada 3 Maret 2017 – Pengambil alihan klub raksasa Italia, AC Milan seharga 622 juta poundsterling kepada Investor Tiongkok direncanakan akan rampung pada 3 Maret 2017 mendatang, Kesepakatan ini merupakan investasi terbesar Tiongkok di klub Eropa.
Presiden klub AC Milan, Silvio Berlusconi telah mencapai kesepakatan dengan investor Tiongkok tersebut pada bulan Agustus 2016 lalu, terkait penjualan AC Milan, termasuk utang 185 juta pounds klub akan dihapus, Investor Tiongkok tersebut saat ini hanya perlu menunggu persetujuan dari Beijing.
Adalah Sino-Europe Sports Investment Management Changxing, yang didukung oleh Haixa Capital dan Yonghong Li secara resmi akan mengambil alih AC Milan pada 3 Maret 2017 mendatang dari tangan Silvio Berlsconi, dan sebagai bagian dari proses akuisisi, Kelompok investor tersebut akan mentransfer 420 juta, dengan 320 juta euro menjadi bagian dari neraca pembelian klub dan sisanya akan dimasukkan dalam anggaran belanja musim panas mendatang.
Uang sebesar 70 juta euro dari dana tersebut rencananya akan digunakan untuk dana operasi klub hingga sisa musim ini, jumlah tersebut akan digantikan pada musim panas ini oleh Sino-Europe Sports dalam rangka membuktikan dedikasi mereka kepada AC Milan, Dengan demikian, maka klub akan menerima total anggaran 130 juta pounds dan klub juga dilaporkan telah menyusun daftar pemain yang akan menjadi target transfer mereka di musim panas nanti.
Silvio Berlusconi mengambil alih sebagai presiden AC Milan yang pada tahun 1986 silam, Ia pun menjadikan Il Rossoneri sebagai klub terbaik di planet ini, Yang mana ketika itu, AC Milan memenangkan back-to-back Piala Eropa pada tahun 1989 dan 1990, prestasi tersebut merupakan sebuah prestasi terbesar klub, Milan kemudian menambahkan dua trofi Liga Champions pada tahun 2003 dan 2007 silam.
Berlusconi diyakini telah menginvestasikan sekitar satu miliar poundsterling ke klub selama tiga dekade dirinya berkuasa, pada tahun 2009, Ia juga berada di peringkat ke-12 majalah Forbes untuk The Most Powerful People in the World.
